Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
EkonomiPemerintahReligi

Ribuan Warga Luwu Timur Berdesak-Desakan, Begini Tujuannya

150
×

Ribuan Warga Luwu Timur Berdesak-Desakan, Begini Tujuannya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Ribuan Warga Luwu Timur Berdesak-Desakan

 

Example 300x600

Luwu Timur, Portal News – Oprasi
pasar yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan
ini sebagai upaya memenuhi kebutuhan bagi warga yang tengah alami krisis minyak.
Selasa (8/3/2022).

 

Mereka bahkan rela
mengantri, dan berdesak-desakan demi mendapat minyak dengan harga Rp. 14.000,-
Ribu rupiah per liter.

 

Banyaknya jumlah warga
yang datang, membuat petugas sempat kewalahan mengurai kerumunan.

 

Sulitnya mendapat minyak
di daerah itu, membuat sebagian warga mengaku terpaksa menggunakan mentega
untuk menganti minyak.

 

Bupati Luwu Timur, Drs, H Budiman,
M.Pd saat ditemui di lokasi mengatakan bahwa.

 

Kami berharap kedepan ini
semakin membaik, apalagi menjelang memasuki bulan suci ramadhan. Dan biasanya
pemerintah melakukan operasi pasar itu, atau pasar murah menjelang ramadhan
atau menjelang idul fitri. Kita lihat lagi kedepan seperti apa” Tuturnya

 

Lanjut orang nomor satu di
Bumi Sawerigading ini “Kita berharap, berdoa kedepan kondisi tetap stabil.
Sehingga masyarakat bisa membeli dengan harga yang terjangkau, harapan saya
selaku bupati luwu timur mari kita doakan muda-mudahan apa yang kita lakukan
hari ini. Muda-mudahan kedepan, harga minyak goreng, dan terutama harga bahan
pokok. Bisa terjangkau oleh masyarakat” Tutupnya

 

Sekedar diketahui, oprasi
pasar ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga. Sekaligus mencegah
terjadinya krisis minyak, dan lonjakan harga di pasar tradisional.

 

Rencananya, oprasi pasar
ini akan kembali dilakukan jelang memasuki bulan Suci Ramadhan.

 

Penulis : TIM

Editor : Zainuddin

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *