Proyek Jalan Palopo-Toraja Rawan Longsor, Jenazah dan Pasien Terjebak

Peristiwa3 Dilihat
banner 468x60
Proyek Jalan Palopo-Toraja Rawan Longsor

 

banner 336x280

Luwu, Portal News – Diduga tak
memiliki Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) Proyek Jalan Palopo-Toraja RawanLongsor.

 

Meski sudah berkali-kali
dibenahi, namun material pecahan batu kayu dan tanah masih terus berjatuhan
dari area bukit hingga menjadi ancaman bagi pengguna jalan.

 

 Bahkan tak jarang jenazah
maupun ibu hamil yang akan melahirkan ikut terjebak.

 

Hal ini diketahui, dengan
adanya salah satu jenazah yang harus diangkat oleh warga usai terjebak di titik
longsor palopo-bastem. Bencana tanah longsor ini sudah berlangsung lama. Senin
(25/10/2021).

 

Dari keterangan yang dihimpun,
selain jenazah. Pasien rujukan, juga ikut terjebak di titik longsor.

 

Dari pantauan, Warga khususnya
anak-anak yang melintas. Terpaksa lari untuk menghindari material yang jatuh
dari tebing.

 

Akibat bencana tanah longsor
tersebut, ribuan warga yang ada di Kecamatan Bastem dan Bastem Utara, Kabupaten
Luwu terisolir.

 

Selain itu, untuk keluar masuk
desa. Warga harus berputar melewati Kabupaten Toraja, Provinsi SulawesiSelatan.

 

Untuk membuka akses jalan yang
tertutup material longsor, tiga unit alat berat di kerahkan ke lokasi.

 

Sebelum mendapat perhatian
dari pemerintah, para mahasiswa melaksanakan aksi demo di Kantor DPRD, Kantor
Bupati dan Kejaksaan Luwu.

 

Tak hanya itu, para Mahasiswa juga
meminta pemerintah dan penegak hukum untuk memperhatikan proyek tersebut. Karena
disinyalir tidak memiliki analisis dampak lingkungan.

 

Penulis : Nas

Editor : Zainuddin Bundu

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *