Jelang Operasi Zebra Pallawa 2023, Polres Luwu Gelar Apel Pasukan

Pemerintah2 Dilihat
banner 468x60
Jelang-Operasi-Zebra-Pallawa-2023,-Polres-Luwu-Gelar-Apel-Pasukan

Luwu, Portal News—Dengan tema “Kamseltibcarlantas
yang Kondusif Menuju Pemilu Damai 2024”, Kepolisian Resort Luwu mengadakan
Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Zebra Pallawa tahun 2023.

banner 336x280

Di lapangan upacara Mapolres Luwu pada hari Senin, 4
September 2023, Apel Gelar Pasukan dilaksanakan. Diikuti oleh personil Polres
Luwu, TNI Kodim 1403/Palopo, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, dan Senkom.
Mewakili Bupati Luwu, Asisten I Bidang Pemerintahan, Ahyar Kasim, Wakil Ketua
II DPRD Luwu, Zulkifli, dan Pabung Luwu, Mayor Kavaleri Suparman hadir.

Kompol La Makkanenneng, Wakapolres Luwu, membacakan
sambutan seragam Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, menjelaskan bahwa
masalah lalu lintas saat ini sangat kompleks dan berkembang dengan cepat dan
dinamis. Hal ini disebabkan oleh jumlah penduduk yang terus meningkat sebagai
akibat dari penggunaan kendaraan bermotor sebagai alat transportasi dan
transportasi dan sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan sosial.

Saat ini, fokus perhatian adalah tingkat kepatuhan
pengguna jalan, karena pentingnya kepatuhan dalam berlalu lintas. Kompol La
Makkanenneng menyatakan bahwa dalam konteks ini, lalu lintas dapat dianggap
sebagai jantung kehidupan, representasi budaya bangsa, dan representasi tingkat
modernitas.

Operasi kepolisian mandiri Zebra Pallawa-2023 dilakukan
secara bersamaan di seluruh Indonesia selama empat belas (14) hari, dimulai
dari tanggal 4 hingga 17 September 2023.

Menurutnya, operasi Harkamtibmas bidang lalu lintas
berfokus pada edukasi, persuasi, dan humanis dengan dukungan gakkum elektronik,
baik statis maupun mobile, dan teguran simpatik untuk meningkatkan disiplin
masyarakat dalam berlalu lintas” jelasnya

Polda Sulsel menetapkan tujuh sasaran utama untuk
penegakan hukum selama operasi Zebra Pallawa-2023. Sasaran tersebut adalah
pelanggaran yang dapat menyebabkan kematian atau luka berat pada kecelakaan
lalu lintas. Tujuh tujuan tersebut adalah:

Pengemudi atau pengendara ranmor yang menggunakan ponsel
saat berkendara; pengemudi atau pengendara di bawah umur; pengendara sepeda
motor yang berboncengan dengan lebih dari satu orang dan pelanggaran over
dimensi dan over loading (odol); pengemudi atau pengendara ranmor yang tidak
menggunakan sabuk pengaman dan pengendara yang tidak menggunakan helm standar
nasional; pengemudi atau pengendara ranmor yang berada dalam pengaruh atau
mengkonsumsi minuman beralkohol; dan pengemudi atau pengendara ranmor yang
tidak menggunakan helm standar nasional

“Diharapkan operasi Zebra Pallawa tahun ini dapat menekan
angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas pada ruas jalan blackspot, trouble
spot serta dapat meminimalkan korban laka lantas,” tutupnya.

Perwakilan dari TNI, Polri, Dishub, dan Satpol PP
menerima pita tanda operasi sebelum apel gelar pasukan yang ditandai dengan
pemasangan pita tanda operasi kepada perwakilan dari TNI, Polri, Dishub dan
Satpol PP. (Rls/Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *