Dinas Perpustakaan Luwu Melakukan Sosialisasi Aplikasi Srikandi

Pemerintah1 Dilihat
banner 468x60
Dinas-Perpustakaan-Luwu-Melakukan-Sosialisasi-Aplikasi-Srikandi

Luwu, Portal News – Pemerintah Kabupaten Luwu kembali
berupaya membangun sistem e-Governance seperti layanan perpustakaan dan arsip
yang melakukan sosialisasi aplikasi Srikand di aula kantor Bappelitbangda di
desa Senga, distrik Belopa. Kamis (8 Maret 2023)

banner 336x280

Aplikasi Srikandi merupakan singkatan  dari “Sistem Informasi Arsip Dinamis
Terpadu”.

Direktur Pelayanan Perpustakaan Rakhmat Arifuddin
mengatakan maksud dan tujuan aplikasi Srikand merupakan  pengelolaan arsip dinamis yang diluncurkan
pemerintah sebagai aplikasi universal bagi bidang kearsipan yang dapat
mendorong pengelolaan arsip elektronik dan penyelenggaraan pemerintahan.

“Keunggulan aplikasi Srikandi adalah tidak lagi
menggunakan kertas manual  atau  fisik serta mempercepat proses operasional
administrasi karena sadar ruang dan waktu,” jelas Rakhmat.

“Misalnya lembaga bisa menandatangani dimana saja, surat
yang dibagikan tidak perlu lagi  diantar
melalui kurir, tapi bisa dibaca secara digital 
di kantor terkait, juga pada saat pengurusan alat bukti. Misalnya, surat
keterangan cacat dan sejenisnya, masyarakat . tidak perlu lagi datang ke kantor
terkait, cukup datang ke kantor bawah dan diantar secara digital ke kantor
kecamatan yang terkait dengan instansi masing-masing,” lanjutnya.

Untuk mempercepat penerapan kearsipan terpadu, Rakhmat
mengharapkan dukungan penuh terutama dari segi infrastruktur pendukung,
fasilitas komputer  di setiap kantor OPD
dan kecamatan, serta koneksi jaringan internet.

Asisten II Keuangan dan Pembangunan, Albaruddin A.
Picunang yang mewakili Kabupaten Luwu dalam sambutannya mengatakan, transmisi
informasi melalui sistem digitalisasi, termasuk Sistem Informasi Kearsipan
Dinamis (SIKD) Kabupaten Luwu, merupakan suatu keharusan.

“Ini merupakan upaya khusus kami untuk menciptakan
efisiensi komunikasi dan informasi melalui sistem pengelolaan dokumen dan
layanan informasi dokumen berbasis aplikasi,” kata Albaruddin.

Pengembangan sistem informasi kearsipan berbasis
teknologi digital  diharapkan dapat
memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan informasi kearsipan secara
transparan, efektif dan efisien. Hal ini tentunya sejalan dengan program
Pemerintah Kabupaten Luwu untuk mempercepat perkembangan pemanfaatan teknologi
informasi agar persuratan pemerintah daerah dapat terlaksana dengan cepat,
akurat, aman dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Ini merupakan keberhasilan penting yang patut kita
apresiasi dan dukung,” lanjutnya

Beliau juga berharap melalui kegiatan sosialisasi ini
menjadi momen penting bagi kami di Pemerintahan ASN  Kabupaten Luwu untuk memaknai kearsipan
sebagai landasan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih serta
menyelaraskan memori kolektif bangsa.

Kegiatan sosial aplikasi Srikand menghadirkan Andi
Bahtiari, narasumber  Dinas Perpustakaan
dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, 
yang memberikan teori dan praktek untuk pelaksanaan program pahlawan
tersebut. Sosialisasi tersebut akan dihadiri oleh para pengelola kantor OPD dan
kecamatan yang bertugas mengelola aplikasi Srikandi. (Rls/Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *