publik yang prima dan terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Badan
Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda)
melakukan sebuah inovasi baru untuk mempermudah akses data pembangunan.
Sebuah peluncuran aplikasi yang diberinama Bank Data
Terintegrasi Kabupaten Luwu “Badik Luwu” yang digagas Kepala Badan
Bappelitbangda, Achmad Awwabin di ruang rapat kantor Bappelitbangda, Kelurahan
Senga, Kecamatan Belopa. Senin (30/8).
Launching Badik Luwu, berdasarkan mandat kebijakan. Terutama
program satu data Indonesia yang diatur dalam Permendagri Nomor 70 Tahun 2019
tentang Reformasi Pemerintahan Daerah, dijelaskan terbagi dua yakni data
pembangunan daerah serta data keuangan daerah, khusus data pembangunan daerah
dikoordinir oleh Bappeda sementara data keuangan dikoordinir oleh bagian
keuangan.
Dari keterangan yang dihimpun, Kepala Badan
Bappelitbangda, Achmad Awwabin menjelaskan dengan terbitnya peraturan
pemerintah daerah ini, khusus bagi pembangunan wajib membuat inovasi terkait
dengan program pemerintah.
“Kami mengambil bagian data terintegrasi Kabupaten Luwu
yang dikenal dengan Badik Luwu”. Kata Kepala Badan Bappelitbangda, Achmad
Awwabin
Lanjutnya lagi “Badik Luwu merupakan program dari mandat
kebijakan baik satu data Indonesia maupun Permendagri. Dan merupakan sesuatu
inovasi yang baru. Aplikasi ini bisa didownload secara mobile karena berbasis
Android” ujarnya
Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Luwu Drs. Sulaiman
mengatakan Inovasi dari Bappelitbangda ini sangat membantu OPD untuk
mendapatkan data yang benar.
“Semoga dengan launching Badik Luwu ini masyarakat kita
bisa dapatkan data yang benar dan tidak lagi berbeda dengan instansi teknis
lainnya,” ujarnya saat membuka kegiatan ini.
Sekedar diketahui, Selain penjabaran dari aksi perubahan
yang dilakukan oleh Kepala Bappelitbangda, Achmad Awwabin telah mengikuti
rangkaian proses pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II
atau Latpim II.
Tiga hal penting pada Badik Luwu yakni data pembangunan
daerah, informasi analisis profil Luwu serta aspek perencanaannya. Pada bank
data ini yang tertuang ada seribu lebih Analisis profil daerah Bank data
terintegrasi ini diharapkan bisa jadi wadah Bank Data ini diberi nama Badik
Luwu ini merupakan strategis pemasaran. (ZB)














