Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Bela PalestinaPeristiwa

Aksi Bela Palestina di Belopa Membawa Berkah Bagi Pedagang Kecil Asal Jawa Barat Ini, Omzet Penjualannya Tak Sedikit

61
×

Aksi Bela Palestina di Belopa Membawa Berkah Bagi Pedagang Kecil Asal Jawa Barat Ini, Omzet Penjualannya Tak Sedikit

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Aksi Bela Palestina di Belopa Membawa Berkah Bagi Pedagang Kecil yang Jauh-jauh Datang dari Jawa Barat, Omzet Penjualannya Tak Sedikit


PORTAL NEWS
— Kegiatan Aksi Kemanusiaan Bela Palestina di Belopa Kabupaten Luwu rupanya membawa berkah bagi para pedagang kaki lima serta pengusaha UMKM di bidang konveksi baju kaos. 

Example 300x600

Salah satunya, Bapak Saiful (39) warga asli Garut Jawa Barat yang jauh-jauh datang dari kampung halamannya di Tanah Pasundan demi mengais rejeki dengan menjual pernak pernik atribut Palestina, mulai dari syal bentang, bendera, kupluk, songkok hingga kain hijab.  

Ditemui di trotoar jalan depan Masjid Agung Belopa, ayah dua anak itu mengaku jika dia sudah berada 4 hari di Belopa demi berjualan mencari rezeki, Minggu (17/12/2023).

“Kami sudah 4 hari berjualan disini bersama 3 teman saya yang lainnnya, semua dari Garut Jawa Barat. Barang-barang dagangan kami ini didatangkan dari Bandung Jawa Barat,” ungkap Pak Ipul, sapaan akrab pedagang kakilima ini.

Masih lanjut dia, “Alhamdulillah, berkah, kami disini sudah capai omzet penjualan Rp5 juta. Setiap ada momen aksi Bela Palestina kami pasti hadir. Terakhir kami dari Medan terus ke Makassar. Pernah juga di Aceh. Dan di Jakarta di Monas beberapa waktu lalu, jadi kami ini keliling Indonesia,” terangnya. 

“Informasinya kami dapatkan di internet, di Medsos, terus ada Boss kami yang nanti ongkosi kami naik kapal atau pesawat. Kami kerja dikasih target juga sama Boss, biasanya 20 juta-an untuk beberapa item barang dagangan.” 

“Ya, harapan kami sih, barang yang kami jual bisa laku demi membiayai hidup keluarga kami sehari-hari, kami ingin merubah nasib,” pungkas Pak Ipul yang mengaku selama ini tidur di emperan Masjid Agung Belopa setiap malamnya, demi mencari sesuai nasi bagi keluarga tercintanya di Garut. (Red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *