Serikat Pekerja Nasional Tana Luwu Segera Lahir, Targetnya Ngeri-ngeri Sedap

Sorotan1 Dilihat


[PORTAL NEWS]
— Serikat Pekerja Nasional Tana
Luwu (SEPENTAL) bagi para pekerja di Tana Luwu segera akan hadir.


Demikian bunyi Press Release yang dikirim pendirinya, Zainuddin Bundu kepada seluruh jejaring media Luwu Raya, Senin 21 Agustus 2023. 

 

Serikat Pekerja ini, menurut dia, sesuai target Partai
Buruh Exco Luwu, bahwa 5.000 tenaga kerja di 5 tahun masa jabatan nanti, baik buruh
kasar maupun buruh halus yang harus diperjuangkan hak-haknya setiap tahunnya dikarenakan
sejalan dengan 13 konstistuen program kerja Partai Buruh.

 

“Untuk apa kekayaan dan
orang-orang pandai kita di daerah itu ada, kalau masih memakai tenaga-tenaga
pekerja di luar sana. Dan masih banyak masyarakat kita yang mempunyai skill performance yang handal, malah merantau dan mencari nafkah serta meninggalkan
keluarga mereka ke negeri atau daerah orang,” bunyi rilisnya.

 

Lanjut dia lagi, “artinya, itu sama halnya Pemerintahan
di daerah kita perlu dibenahi alias jangan sampai gagal akan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan tidak melakukan rekrutmen tenaga kerja lokal. Karena mereka masih kurang kemampuan berfikir terhadap
pemahaman esensi global. Baik itu tentang kekhawatiran masyarakat, kesehatan,
pendidikan, dampak lingkungan, tradisi budaya dan lain-lain.”

 

Hal itu dikeranakan, karena
mereka masih berfikir pasif dan mental individual yang lari dari tanggungjawab.
Baik secara internal maupun eksternal, tanpa memikirkan dampak tragedi dari
efek yang mereka sudah lakukan sampai dengan sikap yang tak peduli (apriori)
karena ketidak pahaman, ataupun karena faktor lemahnya edukasi dan pembekalan tentang dampak
aspek global itu sendiri. Seperti : menyebabkan lunturnya rasa
nasionalisme,  berkembangnya paham politik uang, kebebasan absolut,
masuknya ideologi asing dan meningkatkan risiko konflik politik yang
mengakibatkan runtuhnya rasa nasionalisme.

 

Jika hal ini terus dibiarkan,
maka mau tidak mau, suka ataupun tidak suka pasti akan dihadapi oleh kita
semua. Fenomena ini sudah dan sedang terjadi saat ini. Berdasarkan survei,
diketahui bahwa masih banyak telah terjadi suatu kondisi yang sangat
memprihatinkan, seperti konflik agraria.

 

“Insya Allah, kami tidak berjanji. Tapi  berbuat. Maka untuk itu kami sangat mengharapkan kerjasama semua teman-teman terutama adik-adik kami mahasiswa” pungkas Zainuddin Ajis Portaln mantan aktivis tambang ini. (Red)